"Terima Kasih Cinta" berikan edukasi penyakit lupus

Sinema

Hiburan / Sinema 17 Views comments

Bekasi (ANTARA Information) - Eksekutif Produser rumah produksi movie Bintang Footage, Wiwiek Hargono, ingin memberikan edukasi terkait penyakit lupus kepada masyarakat melalui penayangan movie layar lebar berjudul "Terima Kasih Cinta".

"Movie `Terima Kasih Cinta` ini segera bisa dinikmati masyarakat luas pada Kamis (17/1) mendatang. Movie ini berkisah tentang perjuangan seorang gadis bernama Eva dalam melawan penyakit lupus," kata Wiwiek di Bekasi, Sabtu.

Menurut dia, movie ini berusaha untuk mendidik masyarakat mengenai penyakit lupus. Keseriusan tim produksi dalam menampilkan edukasi penyakit lupus dibuktikan dengan proses penggarapan movie yang memakan waktu hingga dua tahun lamanya.

"Kami melakukan penggarapan movie dan riset tentang penyakir lupus ini sampai dua tahun demi mendapatkan sisi cerita yang menarik dan fakta medis terkait penyakit tersebut," katanya.

Baca juga: Pertarungan melawan lupus dalam "Terima Kasih Cinta"

Rumah produksi movie Bintang Footage berhasil masuk ke dunia movie dengan adanya nilai edukasi terhadap keluarga di Indonesia.

"Kami sempat tertatih selama dua tahun dan banyak pihak yang bertanya-tanya sampai akhirnya bisa terealisasi,? ujar istri dari Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono itu.

Tokoh utama movie, Putri Marino yang memerankan sosok Eva sukses memerankan seorang pasien lupus yang berjuang kuat untuk bisa sembuh dari penyakitnya.

Baca juga: Gary Iskak pelajari penyakit lupus di film "Terima Kasih Cinta"

Putri Marino yang memerankan karakter ini mampu membuat aktor Gary Iskak tertular semangat untuk menjalani hidup berdampingan dengan pasien lupus.

"Movie ini sendiri sarat pesan, tentang cinta, kekeluargaan, pertemanan, dan kesedihan hilangan orang yang disayang," katanya.

Selain Gary Iskak, movie tersebut juga dibintangi oleh aktris Reduce Mini dengan garapan sutradara Tema Patrosza. Movie ini juga menampilkan artis lainnya yakni Achmad Megantara, Allan Dastan, Distinctive Priscilla dan Meisyarah Oemri.

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar