Medan berkontribusi besar untuk jumlah penonton "DreadOut"

Sinema

Hiburan / Sinema 13 Views comments

Medan (ANTARA Information) - Kota Medan memberi kontribusi besar dalam jumlah penonton untuk movie "DreadOut" dengan complete 563.578 orang dalam sembilan hari tayang.

"Medan luar biasa, penontonnya termasuk memberi kontribusi besar dalam jumlah penonton movie `DreadOut`. Penonton movie itu sudah 100 ribuan lebih," ujar Produser Movie DreadOut, Wida Handoyo di Medan, Jumat.

Wida bersama pemain "DreadOut" Jefri Nichol yang berperan sebagai Erick dan Cathy Fakandi sebagai Ira berada di Medan untuk menyapa penggemarnya yang digelar dengan?berbagai kegiatan seperti "Faculty Go to", " Meet and Greet " dan "Theater Go to" di beberapa bioskop di Medan.

Kegiatan itu dilakukan untuk juga mempromosikan movie besutan sutradara Kimo Stamboel dari The Mo Brothers.

Dia menyebutkan, sejak tayang perdana di seluruh bioskop pada three Januari 2019, Movie DreadOut telah menembus 563.578 penonton.

"Targetnya yah sebanyak -banyaknya atau bisa four jutaan Tapi 1.5 juta saja sudah bagus," ujarnya.

Wida mengakui, movie horor di Indonesia? semakin disukai sejak 2017 setelah sebelumnya sempat redup.

"DreadOut" memang merupakan movie pertama di Indonesia yang diadaptasi dari recreation.

"DreadOut" juga menjadi langkah awal sekaligus pelopor untuk industri perfilman dalam bekerja sama dengan bidang industri kreatif, khususnya recreation di Indonesia.

Movie "DreadOut" menceritakan sekelompok siswa SMA yang berharap mendapatkan popularitas di media sosial.

Sekelompok siswa SMA itu pergi ke apartemen kosong dengan sengaja di malam hari untuk merekam kegiatan mereka selama di apartemen itu.

Tidak sengaja, salah satu anggota kelompok, Linda, membuka portal misterius dan membangunkan setan yang dapat?menyeret mereka ke dalam neraka.

"Saya berharap penonton di Medan akan merasakan nuasa `thrilling`, `enjoyable`, dan `journey` dari movie itu sehingga semakin memberi arti besar dalam meningkatkan jumlah penonton," ujarnya.

Jefri Nichol sendiri mengaku banyak tantangan important di movie itu seperti harus belajar karakter dan Bahasa Sunda.

Dalam movie "DreadOut", para penonton memang akan banyak menemukan pemain yang berbicara dalam Bahasa Sunda.

Seperti saat Hantu Kebaya Merah berinteraksi dengan Linda.

Sosok hantu Kebaya Merah sendiri diciptakan dari pengalaman pengisi suaranya, Risa Saraswati.

Hantu Kebaya Merah merupakan sosok penting dan ikonik dalam movie "DreadOut" itu.

Sosok seram hantu berkebaya merah dan lengkap dengan sanggulnya itulah yang akan membuat penonton menjadi merinding.

Sementara Cathy Fakandi menyebutkan, senang ikut bermain dalam movie horor itu.

Dia? berharap jumlah penonton di Medan terus bertambah karena "DreadOut" yang merupakan movie pertama yang diadaptasi dari recreation itu cukup seru karena ada kegembiraan, petualangan dan tentunya horor.

Baca juga: "DreadOut", hantu VS ponsel pintar

Baca juga: Kimo Stamboel "mengerem" film "Dreadout", berharap ada lanjutan serial

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar