Legislator: Perbaikan Jembatan IV Siak jadi tanggung jawab kontraktor

Bisnis

Ekonomi / Bisnis 2 Views comments

Jangan dibiarkan kalau ada yang kedapatan merusak, silahkan aparat hukum menindak tegas

Pekanbaru (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPRD Riau Asri Auzar menyebutkan kerusakan Jembatan Siak IV menjadi tanggung jawab pihak kontraktor karena masih dalam masa pemeliharaan.

"Enam bulan ini kan masih masa pemeliharaan. Jika ada kerusakan dan kehilangan materials masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor," ujar Asri di Pekanbaru, Senin.

Belum lama diresmikan, Jembatan Siak IV atau yang dikenal dengan Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah menjadi sorotan sejumlah pihak.

Sejumlah materials seperti baut dan kabel penangkal petir hilang yang dikhawatirkan akan mengganggu kekuatan jembatan.

"Jangan dibiarkan kalau ada yang kedapatan merusak, silahkan aparat hukum menindak tegas. Baut lepas ini bisa membahayakan karena bisa mengurangi kekuatan jembatan," ucap legislator asal Kabupaten Rokan Hilir itu.

Dia mengimbau masyarakat untuk menjaga jembatan yang membelah Sungai Siak tersebut karena telah lama dinantikan pengoperasiannya.

Sementara itu, Anggota DPRD Riau asal Kota Pekanbaru Taufik Arrahman mendukung rencana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk menutup sementara jembatan yang menjadi ikon Kota Pekanbaru tersebut.

"Kalau memang membahayakan, harusnya ditutup saja. Jangan hanya membuat heboh tapi tidak ada jalan keluarnya," ujarnya.

Taufik mempertanyakan kualitas dari jembatan yang dibangun, karena belum pernah terjadi kehilangan, padahal sudah banyak jembatan lain yang dibangun sebelumnya.

"Ini (pemberitaan) jadi konsumsi nasional, seolah-olah orang Riau ini pemangsa baut. Padahal di Pekanbaru sudah ada empat jembatan yang dibangun. Kenapa baru sekarang heboh. Saya lebih mempertanyakan rancangannya, kok mudah diambil seperti itu, padahal perkara melepas baut tidaklah gampang," ujar politisi Partai Gerindra ini.

Taufik meminta perilaku oknum yang tidak bertanggung jawab cepat ditangani pihak kepolisian.

"Jadi mari tidak membesarkan, karena ini berdampak buruk terhadap picture masyarakat Kota Pekanbaru," ujarnya.

Baca juga: Dinas: Jembatan Siak IV masih layak digunakan meski banyak baut hilang
Baca juga: Ratusan baut hilang, Jembatan Siak IV akan ditutup

Pewarta: Diana Syafni
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar