Kominfo dorong kualitas SDM Indonesia di era robotik

Komputer

Tekno / Komputer 31 Views comments

Jakarta (ANTARA Information) - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara berpendapat, suka atau tidak suka, masyarakat perlu menerima perkembangan teknologi yang begitu pesat, misalnya dengan kemunculan robot-robot yang memiliki kemampuan canggih.

"Kita tidak boleh jadi penonton," kata Rudiantara saat memberi sambutan dalam acara perkenalan dengan distributor robotic Puri Robotics di Kementerian Kominfo, Sabtu.

Dia menilai permasalahan pada period revolusi industri four.zero ini bukan terletak pada teknologi, melainkan keterampilan sumber daya manusia yang dapat mengimbangi perkembangan teknologi sehingga dia berpendapat bahwa orang Indonesia pun perlu memiliki talenta di bidang robotik.

"Sumber daya manusia akan jadi semakin penting, terutama pengembangan keterampilan. Kita harus mendidik orang Indonesia untuk punya keterampilan di bidang teknologi ini," kata dia.

Rudiantara berpendapat Indonesia masih kekurangan talenta dalam dunia teknologi, namun, dia menilai masalah di zaman revolusi industri four.zero ini bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan secara international.

Salah satu usaha Kominfo untuk menjembatani kebutuhan di dunia industri dan teknologi adalah dengan mengadakan program Digital Expertise Scholarship, yang menggandeng sejumlah perguruan tinggi.

Mahasiswa yang masuk dalam program ini akan mendapatkan pembelajaran yang materinya disusun oleh perusahaan teknologi international yang beroperasi di Indonesia. Program ini ditargetkan dapat menjangkau 20.000 pelajar pada 2019.

Meski pun sektor industri sudah melirik penggunaan robotic untuk melakukan sejumlah pekerjaan yang bersifat repetitif, Rudiantara berpendapat manusia tidak perlu merasa khawatir tugasnya akan digantikan oleh robotic selama dia mempersiapkan diri agar memiliki kemampuan yang lebih baik.

"Kalau tidak, kita akan didisrupsi," kata dia.

Pekerjaan yang sudah bisa digantikan oleh robotic antara lain adalah layanan pelanggan atau customer support. Beberapa perusahaan di Indonesia sudah memakai chatbot untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tertentu dari pelanggan mereka.

Baca juga: Cobot dirancang bisa bekerja dengan manusia secara aman
Baca juga: Pentingnya kurikulum robotik untuk hadapi industri 4.0

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar